Setiap orang pasti memiliki tujuan dalam hidupnya

Setiap orang pasti memiliki tujuan dalam hidupnya. Bayangkan bila seseorang tidak mempunyai tujuan hidup. Apa yang akan terjadi? Tentu orang tersebut akan kehilangan arah dalam hidupnya. Tujuan hidup biasanya dijadikan sebagai target yang harus dicapai dalam hidup. Saya pun juga memliki target yang ingin saya capai. Sebenarnya tujuan hidup saya sederhana yaitu ingin menjadi orang yang berguna bagi diri saya sendiri, keluarga, orang sekitar, negara, nusa bangsa dan agama. Saya ingin berkontribusi bagi perkembangan dunia agar menjadi lebih baik. Untuk berkontribusi bagi perkembangan dunia yang lebih baik ini, saya ingin menjadi seorang pengajar yang tidak hanya mampu mendidik namun juga menjadi seseorang yang mampu menciptakan generasi emas di masa yang akan datang. oleh karena itu, menjalani kuliah s2 di luar negeri menjadi tujuan hidup saya selanjutnya. Selain menambah pengalaman, kita juga bisa memperoleh wawasan yang luas. Tidak sekedar mendapat pengalaman di kampung halaman, tapi juga di negeri orang. Sebelum itu dilakukan, tentu saya harus bisa menjadi contoh yang baik bagi sekitar dengan menjadikan diri saya ini menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Saya juga ingin menerapkan ilmu-ilmu yang sudah saya pelajari di dunia kerja agar ilmu tersebut tidak terlupakan dengan sia-sia. Dengan berbagi ilmu, maka ilmu kita ini dapat bermanfaat bagi orang lain serta diri sendiri. Saya juga mempunyai sebuah mimpi yang setiap orang yang beragama islam ingin melaksanakannya yaitu pergi ke tanah suci, Mekkah. Bukankah orang yang datang ke sana adalah orang-orang terpilih? Saya pun ingin menjadi salah satu dari jutaan ribu orang yang paling beruntung di seluruh belahan dunia ini untuk mengunjungi tempat paling suci bagi umat islam tersebut. Di masa yang akan datang, saya ingin menjadi seorang ibu yang dapat menjadi panutan bagi anak-anaknya serta mampu memberikan kasih sayang secara utuh. Intinya adalah saya bisa menyeimbangkan antara karier dengan urusan rumah tangga agar dapat berjalan dengan baik tanpa ada yang harus dikorbankan. sebagai anak, saya juga ingin membahagiakan orang tua saya. Karena kebahagiaan orang tua adalah hal terpenting dalam hidup ini. Semua hal yang telah kita raih seperti kesuksesan, kebahagiaan, adalah bentuk dari jawaban atas do’a orang tua yang telah bersusah payah dalam membesarkan kita. Dan tujuan hidup terbesar saya adalah bahagia dunia akhirat. Tentu hal tersebut tidak akan mudah saya dapatkan, karena yang tahu akan tingkat keimanan kita hanya kita sendiri dan Allah swt. Dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya adalah cara agar bisa dekat dengan Allah supaya hidup kita menjadi tenang. Inti dari semuanya adalah selalu ingat kepada Allah, maka Allah pun akan mengingat kita. Setiap orang pasti memiliki tujuan dalam hidupnya. Bayangkan bila seseorang tidak mempunyai tujuan hidup. Apa yang akan terjadi? Tentu orang tersebut akan kehilangan arah dalam hidupnya. Tujuan hidup biasanya dijadikan sebagai target yang harus dicapai dalam hidup. Saya pun juga memliki target yang ingin saya capai. Sebenarnya tujuan hidup saya sederhana yaitu ingin menjadi orang yang berguna bagi diri saya sendiri, keluarga, orang sekitar, negara, nusa bangsa dan agama. Saya ingin berkontribusi bagi perkembangan dunia agar menjadi lebih baik. Untuk berkontribusi bagi perkembangan dunia yang lebih baik ini, saya ingin menjadi seorang pengajar yang tidak hanya mampu mendidik namun juga menjadi seseorang yang mampu menciptakan generasi emas di masa yang akan datang. oleh karena itu, menjalani kuliah s2 di luar negeri menjadi tujuan hidup saya selanjutnya. Selain menambah pengalaman, kita juga bisa memperoleh wawasan yang luas. Tidak sekedar mendapat pengalaman di kampung halaman, tapi juga di negeri orang. Sebelum itu dilakukan, tentu saya harus bisa menjadi contoh yang baik bagi sekitar dengan menjadikan diri saya ini menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Saya juga ingin menerapkan ilmu-ilmu yang sudah saya pelajari di dunia kerja agar ilmu tersebut tidak terlupakan dengan sia-sia. Dengan berbagi ilmu, maka ilmu kita ini dapat bermanfaat bagi orang lain serta diri sendiri. Saya juga mempunyai sebuah mimpi yang setiap orang yang beragama islam ingin melaksanakannya yaitu pergi ke tanah suci, Mekkah. Bukankah orang yang datang ke sana adalah orang-orang terpilih? Saya pun ingin menjadi salah satu dari jutaan ribu orang yang paling beruntung di seluruh belahan dunia ini untuk mengunjungi tempat paling suci bagi umat islam tersebut. Di masa yang akan datang, saya ingin menjadi seorang ibu yang dapat menjadi panutan bagi anak-anaknya serta mampu memberikan kasih sayang secara utuh. Intinya adalah saya bisa menyeimbangkan antara karier dengan urusan rumah tangga agar dapat berjalan dengan baik tanpa ada yang harus dikorbankan. sebagai anak, saya juga ingin membahagiakan orang tua saya. Karena kebahagiaan orang tua adalah hal terpenting dalam hidup ini. Semua hal yang telah kita raih seperti kesuksesan, kebahagiaan, adalah bentuk dari jawaban atas do’a orang tua yang telah bersusah payah dalam membesarkan kita. Dan tujuan hidup terbesar saya adalah bahagia dunia akhirat. Tentu hal tersebut tidak akan mudah saya dapatkan, karena yang tahu akan tingkat keimanan kita hanya kita sendiri dan Allah swt. Dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya adalah cara agar bisa dekat dengan Allah supaya hidup kita menjadi tenang. Inti dari semuanya adalah selalu ingat kepada Allah, maka Allah pun akan mengingat kita.